Minggu, 13 Januari 2013

Dan ya, mujizat itu adaa

Tanggal 26 Desember 2012 saya menulis kisah seorang ibu yang sudah berdoa selama 6 tahun untuk seorang anak. Judulnya When you believe. Saya menulis, bahwa saya belum bisa mengerti apa kehendak Tuhan bagi kehidupan ibu tersebut. 

Kemarin, tanggal 13 Desember 2012 saya akhirnya mengetahui bahwa mujizat itu sungguh-sungguh nyata.
Kemarin, sang Ibu maju ke depan mimbar untuk memberi kesaksian. Ternyata sekarang ibu tersebut sedang mengandung!! Puji Tuhan!
Akhirnya, jawaban doanya diberi oleh Tuhan. Dan ini adalah sebuah mujizat. Bukan saja bila dilihat dari kurun waktunya namun juga dari kondisi ibu. Ternyata sudah 12 tahun ibu ini tidak pernah menstruasi dan dokter pun sudah mengatakan ibu ini tidak memiliki kemungkinan untuk bisa hamil *jadi ingat cerita Abraham dan Sara ya*. Tapi Tuhan membuktikan bahwa Dia memang benar-benar ajaib dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi-Nya. 

Dan justru enam tahun ketika ibu ini harus menunggu, ibu ini diberi kesempatan oleh Tuhan untuk banyak berubah. Karakternya dibentuk lewat waktu dan pergumulan yang setia di dalam Tuhan. 

Sungguh indah ketika melihat Tuhan menjawab pergumulan manusia yang sudah begitu lama. Ya memang indah, tapi tentu perlu kesabaran dan ketekunan untuk sampai kepada jawaban pergumulan tersebut. Dan itu yang sulit. Bisakah kita tetap taat dan percaya meskipun terkadang dalam kesulitan kita tidak bisa melihat jejak-jejak kehadiranNya? Satu hal yang harus kita tanamkan dalam hati kita, Allah itu ada. Dia hidup. Dan Dia setia. Dan mujizat itu sungguh-sungguh ada, ketika kita percaya. 

Rabu, 09 Januari 2013

Diburu Waktu

Selasa kemarin adalah hari bimbingan Tugas Akhir yang pertama kali semester ini.
Masuk ke ruang dosen awalnya tidak ada firasat apapun. Saya pun menceritakan progress TA yang saya kerjakan selama liburan.
Setelah saya selesai dengan progress TA saya, tiba-tiba dosen pembimbing saya bertanya, apa saja yang sudah saya kuasai dari TA saya. Saya pun menjelaskan beberapa hal.
Tiba-tiba dosen saya menawarkan saya untuk seminar TA 1 hari selasa depan. OMG! Saya belum siap pikir saya panik dalam hati. Dan ini tidak berlebihan. Target seminar 1 saya sebenarnya akhir bulan ini, dan bahkan ada kalanya saya berpikir, apa lebih baik awal Februari saja yaa.

Huft, saya sering merasa kecil dan tidak mampu ketika mengerjakan TA saya dan sering kali saya pun merasa takut ketika membayangkan seminar.

Akhirnya setelah tawar-menawar, seminar TA saya akan dilaksanakan Jumat depan tanggal 19 Januari *jika tidak ada halangan dan hambatan tentunya*.

Yaa, saat ini saya diburu waktu untuk mengerjakan slide dan lain-lain. Saya juga harus memperkuat pengertian saya tentang materi.

Sangat sangat memerlukan keajaiban supaya bisa melewati semuanya dengan lancar dan sukses. Puji Tuhan saya punya Tuhan yang penuh keajaiban. Amiin :)

Selasa, 08 Januari 2013

Perubahan dan Petualangan

Rasanya banyak yang berubah ya. Tidak kerasa tinggal satu semester lagi di kampus.
Pola pikir, karakter, kebiasaan, semua berasa berubah.
Merasa jadi lebih tua pula. Walaupun wajah dan perawakan masih tetep kelihatan lebih muda dari usia yang sebenarnya sih hehehe.

Apa yang dulu dianggap penting, sekarang tidak lagi.
Apa yang dulu disukai sekarang terasa biasa saja.

Sekarang yang dipikir lebih kompleks. Dan lebih dalam.
Banyak hal-hal yang dulu diabaikan sekarang mulai diberi perhatian.

Kalau dipikir-pikir, yang dulu-dulu jadi beban pikiran sekarang malah jadi terasa konyol.
Mulai juga ada hal-hal berat yang dipikir. Cari kerja misalnya. Haduuuh. Biasanya minta uang, sekarang mulai dipikir bagaimana nanti kalau harus menghidupi diri sendiri.

Yaaah, tentunya dengan pertambahan usia, pola pikir dan beban kita pun berubah seiring waktu. Sekarang kalau melihat kebelakang, kadang timbul rasa penyesalan. Kalau saja dulu saya berpikir seperti sekarang.

Tapi saya rasa terkadang memang lebih baik seperti ini. Justru kesalahan dan kegagalan di masa lalulah yang membuat kita lebih dewasa dan lebih kaya dalam pemikiran seperti sekarang.

Tapi saya bersyukur. Rasanya kehidupan di kampus itu seperti sebuah petualangan. Kerja keras, komitmen, kesalahan, kegagalan, keberhasilan, menjadi warna dalam petualangan ini. Dan harapannya, setelah petualangan ini berakhir, ada perubahan karakter, pendewasaan, dan pola pikir seperti yang sudah direncanakanNya.

Minggu, 06 Januari 2013

Sahabat-Mu :D

"Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku." Yohanes 15 : 15

Ayat ini berkesan sekali ketika saya membacanya. Ada sesuatu dalam hati saya, semacam perasaan aneh yang muncul ketika membaca ayat ini. Campuran rasa haru dan bahagia.
Mengapa? Karna Dia menyebut kita sahabatNya. Dia yang luar biasa, Dia yang memiliki segal sesuatu. Dia yang adalah Allah menyebut kita yang hina dina ini sebagai sahabatNya.
Dia merendahkan diriNya dan menyebut kita sahabatNya. 


Waaw. sungguh besar ya kasihNya bagi kita.

Persahabatan bagi saya adalah sesuatu yang sangat istimewa. Saya beruntung karna di dunia ini saya memiliki beberapa teman yang sangat dekat dan bisa dikatakan sahabat saya. Dan bagi saya hubungan persahabatan itu adalah salah satu hubungan yang paling hangat dan menyenangkan yang Tuhan anugrahkan bagi manusia. Kita bisa berbagi hal-hal yang paling pribadi, suka duka dengan sahabat kita. Bahkan seperti yang Amsal katakan, sahabat bisa lebih daripada saudara dalam kesusahan. 


Nah, itulah yang membuat saya merasa haru dan bahagia ketika Dia mengatakan bahwa dia menyebut kita sebagai sahabatNya. Sungguh menyenangkan karna Dia ingin memiliki suatu hubungan yang sangat istimewa dengan kita, suatu 'persahabatan'. 

Yaa. luar biasa :)

Tapi kita juga harus ingat bahwa yang dikatakan sahabatnya adalah mereka yang berbuat apa yang diperintahkan Tuhan pada kita (lihat ayat 14). 

Waah mari semangat melakukan perintah Tuhan :D

Jumat, 04 Januari 2013

You can't buy class

You can't buy class
Adalah salah satu tulisan di spanduk yang dibawa salah seorang suporter MU. Spanduk ini ditujukan untuk klub tetangga tersayang, Manchester City.

Yaaa setuju, you cant buy class!!
Klub yang dibeli oleh seorang sheik super kaya coba merangsek menjadi klub papan atas secara instan. Beli pemain bintang secara gila-gilaan.  Dalam waktu singkat ManCity memang langsung menghuni papan atas klasemen bahkan meraih gelar juara musim lalu *walaupun menurut saya ini hanya karna keberuntungan mereka semata hahahaha :P* padahal sebelum-sebelumnya ManCity hanya penghuni papan tengah klasemen.

Fenomena seperti ini sebenarnya bukan fenomena baru. Chelsea juga mengalami fenomena seperti ini. Dibeli taipan asal Rusia, Abrahimovic, secara instan Chelsea menjadi klub papan atas.

Yaah memang sih uang bisa membeli apa saja. Stadion baru, pelatih baru, pemain baru. Semua baru secara instan. Gelar juara pun bukan sesuatu yang mustahil untuk diperoleh.

Tapi saya setuju dengan salah satu fans Mu yang menulis spanduk diatas, uang tidak bisa membeli segalanya. Uang tidak bisa membeli kelas. Tradisi juara, mental juara, konsistensi untuk menjadi juara tidak bisa dibeli dengan uang, secara instan. Itu datang secara perlahan, proses.

Tengok saja Chelsea, tahun ini saja sudah tiga kali ganti pelatih. Dalam satu tahun ganti tiga pelatih adalah rekor. Saat gagal meraih juara dalam satu musim, langsung ganti pelatih. Gagal di babak penyisihan liga Champions langsung ganti pelatih. Pemain yang berkontribusi banyak dan masih bisa bermain luar biasa seperti Frank Lampard dibuang setelah dianggap tua.Rumornya Lampard akhir musim ini akan pindah dari Chelsea karna kontraknya tidak diperpanjang, padahal fans minta Lampard dipertahankan.

ManCity juga sama, setelah sukses juara musim lalu, mereka langsung kandas di babak penyisihan grup Liga Champions. Dan musim ini tentu saja kalah di Etihad Stadium, markas mereka, dalam derby Manchester. Daaan, berada di posisi kedua dibawah MU  di klasemen Liga Primer.

Uang yang digelontarkan secara wah, sukses yang diraih secara instan, ternyata membawa mental tidak sabaran bagi klub-klub diatas. Jatuhnya, pemilik klub yang maunya juara terus secara instan hobi memecat pelatih ketika satu musim tidak juara. Hobi beli pemain-pemain bintang yang sudah jadi dan tidak memberi kesempatan pada pemain muda yang belum besinar.
Dan memang benar, tim-tim seperti ini bisa dikatakan belum punya kelas. Mainnya belum konsisten dan masih naik turun. Perlu waktu dan proses untuk menjadi sebuah klub besar dengan mental dan tradisi juara di berbagai kompetisi.

Rasanya, agak tidak mungkin melihat akan ada lagi pelatih di klub manapun yang seperti Sir Alex Ferguson atau melihat seorang pemain yang bisa bertahan seperti Ryan Giggs dan Paul Scholes yang sudah bermain selama 20 tahun di Old Trafford. Klub-klub yang punya kelas seperti MU tidak hanya mengandalkan uang untuk membeli prestasi. Tidak serta merta selalu membeli pemain bintang. Pemian-pemain muda justru yang diberi kesempatan untuk bermain dan tumbuh menjadi bintang. Tengok Jonny Evans contohnya. Klub yang punya kelas juga selalu menghormati pemainnya yang paling loyal. Tidak hanya main buang ketika mereka mulai tua.

Kelas tidak bisa dibeli dengan uang. Klub yang berkelas diperoleh lewat kerja keras dan proses yang panjang. Cara yang instan kebanyakan menghasilkan inkosistensi.
Tapi semoga akhirnya lewat proses, klub-klub inipun akhirnya bisa menemukan kelasnya :)

Mungkin tulisan saya agak sentimentil, saya pendukung MU soalnya. :D







Kamis, 03 Januari 2013

Terintimidasi? Say NO

Di jalan sehabis menengok sepupu yang baru melahirkan..
*btw keponakan barunya lucu bgt!!
tiba-tiba teman mama saya menyinggung percakapan tentang kelulusan saya. *dalam hati waduh*,. Tahun ini lulus ya ka? Begitu tanya teman mama saya. Mama saya pun menjawab, iya, tahun ini lulus. Setengah tahun lagi saya ga perlu beli minyak goreng, sabun, lain-lain. Ntar ribka yang beliin. Teman mama saya bersama suaminya tertawa. Terus dijawab lagi oleh teman mama saya, oh gitu, jadi kapan ka mau beliin si mamah alphard? Ya kali bu, beliin alphard.


Dan dimulailah percakapan tentang saya yang sebentar lagi lulus dan bekerja.
Terkadang, agak sering sih sebenarnya, percakapan tentang kelulusan dan masa depan saya selalu dibicarakan orang tua saya dengan penuh harapan. Entar kaka lulus tahun ini lah. Entar lagi kaka kerja kantoran lah, dsb.


Padahal setiap kali percakapan itu dimulai, sebenarnya dalam hati saya ketar-ketir. Sering saya bertanya-tanya sendiri, apa jadinya ya kalau saya ga jadi lulus bulan Juli tahun ini. Lalu bagaimana kalau saya tidak dapat kerja yang sebaik orang tua saya harapkan.

Jujur, saya bukan orang yang ambisius. Agak santai malah sebenarnya. Yang jadi motivasi utama saya untuk lulus bulan juli adalah orang tua saya. Itu saja.
Kalau pekerjaan memang saya juga ingin dapat yang terbaik. Tapi apakah itu mudah? Jelas tidak.


Memangnya, modal kuliah di ITB atau modal IPK yang baik sudah cukup untuk mendapat pekerjaan yang baik?  Saya tidak yakin. Banyak kok anak ITB yang IPKnya baik tapi nganggur cukup lama.
Kadang, saya jadi merasa agak terbebani.
Tapi, saya rasa, yang saat ini bisa saya lakukan adalah melakukan yang terbaik dan menyerahkan segalanya pada Yang Maha Kuasa. Yaaa, sisanya, doa dan harapan yang menjadi andalan.
Mazmur 37 : 5 teteeeep. Jadi, katakan tidak lah ya untuk terintimadasi. Belajar, usaha, berserah pada Tuhan. Dan Ia akan bertindak.

My relationship with You

My relationship with You..
In the morning, before I do anything, I talk to You. It's really amazing can meet You again in the morning. It's amazing know that You always take care me along the night.
In the evening, when I go home after study all day, I meet you again. I share many things. Everything that happens in that day.
In the night, before I go to sleep, we talk each other again. You share many things to me from Your Word that I read in Bible. And I share my pray, my hope to You.

Everyday, I'm really grateful that I know You. In the street, in campus, in angkot 'public transportation', in wherever I am, You always be there. I can tell You everything. Everything, even the thing that I'm scared to tell anybody else.
My relationship with You is wonderful :D

Thank you for choosing me become Your. You are the best thing that I've ever had :)