Senin, 27 Oktober 2014

Perempuan : Jalanan dan Mimpi Satu Hari Nanti

Perempuan.

Lagi-lagi berkat observasi saya dari dalam angkutan umum hehe.

Saya perempuan, berusia 23 tahun. Saat ini saya sedang berjuang untuk meraih gelar Master di salah satu universitas *yang dengan bangga boleh saya sebut universitas saya hehe* terbaik yang ada di negara ini. Di sela-sela kuliah, saya bekerja di lab kampus, dan mengajar kalkulus untuk anak tingkat satu. Di waktu lenggang, saya suka menulis, nonton bola, membaca, main, nonton, dan semuanyaaaa.

Saya sangat bersyukur untuk hidup baik yang Tuhan berikan untuk saya.

Tapi ternyata tidak semua perempuan seberuntung saya, setidaknya menurut saya.

Seringkali saya melihat sosok-sosok perempuan, rasanya sebaya dengan saya, dengan anak bayi di gendongan plus anak balita di genggaman, menaiki angkutan umum. Bukannya saya mengatakan, bahwa menikah di usia muda atau mempunyai anak di usia muda itu salah. Ga laaah. Itu pilihan, dan sometimes, that's actually is a very good choice for some women. Tapi buat beberapa wanita yang saya temui, entahlah, saya rasa mereka dan anak-anak yang mereka bawa, pantas untuk mendapatkan taraf hidup yang lebih baik.

Belum lagi soal pengamen-pengamen wanita yang sering saya temui di angkot juga. Juga ibu-ibu yang sudah sangat tua, yang saya lihat meminta-minta di jalan raya kota Bandung.

Saya ga suka aja melihat perempuan yang hidup susah payah dijalanan. Rasanya ga semestinya begitu.

Mungkin keadaannya akan berbeda kalau perempuan-perempuan Indonesia memiliki taraf pendidikan yang lebih baik dan bisa berdiri di atas kakinya sendiri.

Saya membayangkan, bahwa wanita-wanita sebaya saya, berada di universitas, belajar untuk mencapai posisi tertinggi yang bisa mereka capai. Bukan berada di jalanan, dengan beberapa anak sekaligus, kelihatan repot bahkan untuk memikirkan dirinya sendiri. Bukan berada di jalanan, sana sini minta-minta belas kasihan orang.

Entah kapan yaa hal itu bisa jadi kenyataan. You may say I'm a dreamer, but maybe someday. Saat semakin banyak orang yang peka dan peduli dengan keadaan di sekitarnya, dan mau membantu membuat perubahan sekecil apapun itu. Setidaknya, punya kesadaran dan keinginan untuk membantu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar